Showing posts with label PC. Show all posts
Showing posts with label PC. Show all posts

Tuesday, 20 October 2015

Langkah - Langkah awal untuk menyiapkan melakukan Overclocking Processor







MOTHERBOARD

1. Hindari penggunaan Motherboard dengan form factor Micro ATX , atau ITX

Pada Motherboard dengan desain form factor micro ATX , atau ITX hanya menekankan fungsi simple saja , dan tidak didesain untuk overclocking maka dari itu, ada baiknnya memilih mainboard dengan form factor ATX, dan wajib menggunakan chipset Kode Z , untuk intel dan seri chipset 970 / 990 series untuk AMD

2.Hindari penggunaan toroidal coil apalagi open air toroidal untuk power phase processornya.

Untuk pemilihan mainboard juga harus menyesuaikan, untuk overclocker biasannya lebih direkomendasi penggunaan mainboard yang memiliki kapasitor solid, karena kapasitor solid memiliki ketahanan / durability lebih baik , ketimbang kapasitor biasa


3. Hindari motherboard yang menggunakan chemical capasitor, cari yang full solid capacitor untuk durability dan kemampuan suplai daya yang stabil.


4.TDP AMD dan Intel berbeda.Tapi pada prinsipnya sama-sama membutuhkan daya yang tinggi untuk di overclock.Gunakan motherboard yang memiliki

4 + 1 power phase untuk overclock ringan (maximum 2-3% dari nilai stock vcore)

Definisi Power Phase dan PWM yang lebih Advanced


1.8 pin 12v EPS
Kegunaannya adalah utk menyuplai daya lebih ke processor.8 pin memiliki kemampuan pass-through dari standard 4 pin.
2.I/O Ctl
IC I/O mointoring utk 8 pin EPS
3.Choke EPS
Choke ini utk menjaga suplai 8 pin EPS agar tidak berlebihan
4.Main Choke
Inilah generator utk mensuplai daya ke processor
Tingkatan dari tertinggi sampai terendah sejauh yang saya tahu
·         Renesas R0, mampu suplai daya 60W effisiensi 75%
·         Renesas 1R0, mampu suplai daya 50W effisiensi 75%
·         Renesas 1R1, mampu suplai daya 50W effisiensi 60%
·         Renesas 1R2, mampu suplai daya 45W effisiensi 65%
·         Renesas R60 atau Foxconn Magic MC60, mampu suplai daya 40W effisiensi 65%

Jenisnya bisa beragam dari semi alloy,full alloy,ferrite,tantalum.Jenis ini berpengaruh pada OC (operational condition), dimana sesuai standard 80plus berada di 60'C.
5. Mosfet dan Driver
Bentuk bisa terpisah antara driver dan mosfet.Tapi saat ini hampir semua motherboard utk OC menggunakan model DrMOS (Driver MOSfet).Selain utk menyiasati ruang,model DrMOS lebih presisi dan mendukung hybrid (analog-digital) PWM maupun full-digital PWM.
6.2 channel kontroller per choke
PWM diatas menggunakan model 2 channel perchoke,artinya 1 choke di kontrol 2 DrMOS.Kemungkinan besar motherboard ini menganut system hybrid PWM (vcore rendah digital,vcore tinggi analog) karena terdapat 2 IC con-current (7) utk kalibrasi dan MOSFET (8) utk switching.

Dari penjelasan dapat diambil kesimpulan utk motherboard 8+2 diatas
·         Motherboard mampu memberikan daya 405W
[8 x 60W (R0)] x 75% = 360W
[2 x 60W (R0)] x 75% / 2 (backup) = 45W
·         Daya 405W mampu continuous pada suhu 60'C (operational condition ferrite choke).
·         Daya maximum motherboard via main choke adalah 480W (10 x 60W 80% eff 110'C OC) ditambah 1 choke via 8 pin EPS (60W 100%) kurang lebih 540W. artinya mobo ini mampu membakar Phenom II X6 1090T sampe ke vcore 2.0V 6Ghz ++
·         Mosfet NIKO-SEM PA102FDG akan memberi sinyal utk berpindah dari digital ke analog pada daya 120W
sensitivity 10A x 12V = ~120W
Utk jalan default / stock motherboard ini menggunakan digital PWM,sedangkan utk overclock menggunakan analog PWM.

Friday, 7 March 2014

Pengujian Enam VGA di Game Tomb Raider

Efek TressFX pada rambut Lara Croft membuat karakter utama pada game ini terlihat realistis. Namun, dari enam graphics card peserta uji skalabilitas ini (MSI GTX 560 Ti Hawk, Gigabyte GTX 650 Ti, NVIDIA GTX Titan, Sapphire HD 7790 Dual-X, Sapphire HD 7870 XT, dan XFX R7970 Black Edition), manakah yang mampu untuk menampilkannya dengan optimal?
- Empat tahun berlalu sejak dirilisnya seri Tomb Raider: Underworld. Pada tahun 2013 ini, Tomb Raider kembali hadir dengan karakter Lara Croft yang lebih tangguh. Berbeda dengan seri sebelumnya, wanita pemberani ini tidak hanya menggunakan dua buah pistol saja, tetapi juga busur panah dan sebuah kapak yang digunakan untuk mendaki gunung es.
Melihat persenjataan yang dimilikinya saja, Anda mungkin sudah tahu seperti apa medan yang akan dihadapi pada game ini. Berbatu, terjal, dan penuh teka teki, itulah medan yang akan Anda hadapi selama bermain game Tomb Raider. Di samping menikmati permainan, hadirnya efek visual grafis yang mengagumkan juga dapat memanjakan mata Anda. Pasalnya, Crystal Engine yang digunakan pada game Tomb Raider ini, membuat karakter terlihat lebih detail dan realistis.

Platform Pengujian:
  • Prosesor: Intel Core i7 2600K
  • Motherboard: MSI Z68A-GD80 (G3)
  • Memori: Corsair Vengeance 16 GB
  • HDD: Western Digital Caviar Black 1 TB
  • ODD: Lite-On DVD-RW
  • PSU: Cooler Master Silent Pro Gold 800 W
  • HSF: Cooler Master X6
  • Monitor: LG Cinema3D D2342
  • Setting: Anti-aliasing SSAA 4x, Texture Quality ULTRA, Texture Filter Anisotropic 16x, Shadows NORMAL, Shadows Resolution HIGH, Level of Detail ULTRA, Hair Quality TRESSFX, Reflections HIGH, Depth of Field ULTRA, SSAO ULTRA, Post Processing ON, High Precision ON, Tessellation ON, Vsync OFF Vsync OFF

Lalu, bagaimana "nasib" graphics card yang Anda gunakan? Apakah dapat menampilkan grafis yang optimal saat menjalankan game Tomb Raider? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak pengujian skalabilitas graphics card berikut ini. CHIP membagi enam graphics card yang diikutsertakan dalam tes ini menjadi 2 kubu, yakni Kubu Hijau (NVIDIA) dan Kubu Merah (AMD).
Kubu Hijau (NVIDIA)
MSI GTX 560 Ti Hawk
Graphics card official testbed yang satu ini tidak pernah absen dalam uji skalabilitas. Meskipun core clock dan memory clock yang digunakannya sedikit tertinggal dari graphics card kelas mainstream seri 6, namun de-ngan memory interface 256-bit yang dimilikinya, MSI GTX 560 Ti Hawk masih mampu untuk menjalankan game-game berat saat ini.
Pada pengujian menggunakan resolusi Full HD, graphics card ini hanya mendapatkan 6,2 fps. Sedangkan pada resolusi 1280 x 720, rata-rata frame yang didapat adalah 13,9 fps. Untuk memainkan game ini dengan mulus, Anda harus mengurangi efek visual grafis cukup banyak hingga ke tingkat MEDIUM.
Gigabyte GTX 650 Ti
Mewakili graphics card NVIDIA GTX seri 6, GIGABYTE GTX 650 Ti pun hadir untuk mengikuti uji skalabilitas graphics card. Meskipun hanya memiliki memory interface 128-bit, berkat 1033 MHz core clock dan 1350 MHz memory clock-nya, graphics card ini mampu menyalip performa MSI GTX 560 Ti Hawk saat memainkan game ini.
Terbukti saat CHIP mengklik menu benchmark pada game Tomb Raider, GIGABYTE GTX 650 Ti mampu menunjukkan angka 19,5 fps pada resolusi 1280 x 720. Saat menaikkan resolusi  menjadi 1920 x 1080, terjadi penurunan hingga 10,1 fps. Meski begitu, Anda dapat memainkan game ini dengan nyaman pada setting MEDIUM.
NVIDIA GTX Titan
Untuk graphics card kelas high-end dari kubu hijau, CHIP menguji game Tomb Raider dengan graphics card NVIDIA GTX TITAN. Desain pendingin reference yang digunakannya, masih belum efektif untuk mengusir panas pada GPU. Meski begitu, raja baru graphics card NVIDIA ini mampu menjalankan game Tomb Raider dengan mulus.
Rata-rata frame 68,9 fps ditampilkan saat menguji menggunakan resolusi 1280 x 720. Dengan angka tersebut, graphics card ini tidak mengalami kendala sama sekali saat memainkan game ini. Namun saat menaikkan resolusi menjadi 1920 x 1080, penurunan fps terjadi hingga berhenti pada angka 37,7 fps.
Kubu Merah (AMD)
Sapphire HD 7790 Dual-X
Sebagai pendatang baru dari kelas mainstream, performa graphics card SAPPHIRE HD 7790 ini tidak dapat diremehkan begitu saja. Meski harus bekerja keras untuk menampilkan game ini pada setting ULTRA, namun pada setting LOW hingga MEDIUM, graphics card ini mampu menampilkan angka fps yang cukup nyaman di mata.
Saat CHIP menguji dengan setting ULTRA, pada resolusi 1280 x 720, poin fps yang didapat sebesar 18,7 fps saja. Poin fps tersebut semakin menurun ketika menggunakan resolusi 1920 x 1080. Untuk resolusi tersebut, graphics card ini hanya mendapatkan 7,7 fps. Dengan begitu, graphics card ini tidak cocok pada setting ULTRA.
Sapphire HD 7870 XT
Selesai menguji dengan graphics card kelas mainstream, kini giliran graphics card semi high-end yang CHIP gunakan untuk menjalankan game Tomb Raider. Dengan spesifikasi yang lebih tinggi, SAPPHIRE HD 7870 XT dapat menampilkan game ini dengan cukup nyaman pada resolusi 720p.
Pada setting ULTRA, resolusi Full HD tidak dapat ditampilkan dengan baik karena poin yang diperoleh hanya 11,1 fps. Namun ketika menurunkan resolusi menjadi 1280 x 720, terjadi kenaikan angka rata-rata frame  yang cukup drastis, yaitu 38,5 fps. Jika Anda kurang nyaman pada resolusi 1280 x 720, cukup kurangi beberapa efek grafis seperti Shadow, Anti-aliasing, dan Level of Detail.
Saat pengujian menggunakan resolusi Full HD, graphics card ini dapat menampilkan 55,39 fps. Rata-rata frame yang ditampilkan pada resolusi 1280 x 720 pun tidak jauh berbeda, yakni 58,65 fps. Angka tersebut sebenarnya sudah dapat membuat Anda nyaman saat bermain. Jika kurang, Anda dapat menurunkannya hingga setting MEDIUM.
XFX R7970 Black Edition
Mewakili kelas high-end dari kubu merah, performa XFX R7970 Black Edition masih belum dapat menyaingi graphics card NVIDIA GTX TITAN saat menjalankan game ini. Graphics card edisi overclock ini dapat menjalankan game Tomb Raider dengan cukup mulus, meskipun sedikit tersendat pada resolusi Full HD.
Berbeda dengan resolusi 1920 x 1080 yang mendapatkan 28,1 fps, pada resolusi 1280 x 720, graphics card ini meraih poin fps yang cukup tinggi yaitu 49,2 fps. Jika Anda ingin menggunakan resolusi 1920 x 1080, kura-ngi setting Anti-aliasing dan Shadow pada game ini untuk membantu menaikkan poin fps agar Tomb Raider nyaman untuk dimainkan.
Kesimpulan
Sebagai kesimpulan, CHIP menampilkannya dalam bentuk grafik seperti di bawah ini:

Monday, 3 March 2014

Review Digital Alliance GT 630, VGA kelas value yang memiliki kinerja kencang

GeForce Digital Alliance GT 630 merupakan generasi grafis terbaru dari NVIDIA Graphic Engine GT630 dengan technology support DirectX11 yang menampilkan kualitas gambar yang yang lebih real dan padat. CUDA™ adalah platform komputasi paralel dan model pemrograman diciptakan oleh NVIDIA. Hal ini memungkinkan peningkatan dramatis dalam kinerja komputasi dengan memanfaatkan kekuatan dari graphics processing unit (GPU). Teknologi NVIDIA PhysX membantu permainan bermain lebih baik dan merasa lebih baik dengan membuat interaksi dengan lingkungan dan karakter yang jauh lebih realistis daripada sebelumnya.
GT630 D5

Spesifikasi Digital Alliance Geforce GT 630 1GB DDR5
GPU : GF108
Bus Standard : PCI Express 2.0
Video Memory : 1 GB GDDR5
Memory Interface : 128bit
Max. Resolution : 2560 x 1600
Core Clock : 810MHz
Memory Clock : 3200MHz (1600MHz x 2)
Shader Clock : 1620MHz
Shader : 96
Video Out Function : D-Sub, DVI, (HDMI 1.4a)
Packages Manual, CD Drivers, DA NV 63
 gpuz gt630

Suhu Operasional waktu pemakaian dikisaran 37C – 53C termasuk cukup dingin dan nyaman dipakai karena suara kipas yang silent. VGA series ini cukup bisa diandalkan dibeberapa game 3D seperti Dirt2, Dirt3, Sniper Elite V2, Dirt Showdown, Need for Speed Most Wanted II dengan settingan medium diresolusi 1366×768 yang menghasilkan tingkat pergerakan gambar per detik atau fps yang sudah mencapai kenyamanan saat dipakai bermain game. Bagi penggemar game sejuta umat seperti PES 2013 VGA GT 630 ini dapat lolos diresolusi full HD 1080p dengan settingan high dapat berjalan dengan lancar.
Grafik Performance di beberapa test benchmark dan game 3D
Bagi yang menyukai optimalisasi performance VGA DA GT 630 melalui overclocking, seri ini memiliki potensi yang sangat bagus dikelasnya dimana Core Clock 810MHz bisa dinaikkan 15% menjadi 950MHz. Hal ini akan menaikkan performa jika dipakai disettingan high dengan resolusi yang tinggi.

Grafik Maksimum Performance di beberapa test benchmark dan game 3D
Seri VGA medium level dengan harga yang murah akan tetapi memiliki potensi kinerja yang kencang, bisa bersaing dengan VGA dengan harga yang lebih mahal dan VGA diatas kelasnya. Digital Alliance  GT 630 1GB DDR5 sangat value untuk dimiliki.